KORUPSI DANA PILGUB, Ilham Calon Tersangka Baru

PALU, MERCUSUAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala bakal menetapkan Mantan Sekretaris KPU Sigi, Ilham L sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana Pemilukada Gubernur (Pilgub) Sulteng tahun 2011 silam. Penetapan tersangka baru ini akan dilakukan pekan ini.

Sebelumnya, Kejari Donggala telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Ketua KPU Sigi M Fahri Lamantjo dan Bendahara Pembantu Irwan M Tanigau.

Menurut sumber Mercusuar, penetapan Ilham sebagai tersangka berdasarkan hasil pengembangan ditahap penyidikan, baik keterangan saksi-saksi maupun dua tersangka yang saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II A Palu. Ilham diketahui ikut bertanggungjawab terhadap pengelolaan dan penggunaan dana hibah untuk Pilgub Sulteng sebesar Rp5,399 miliar, hingga Rp627,8 juta tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Untuk lebih jelasnya, sebaiknya hubungi Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Donggala, pak Dapot,” imbau sumber yang enggan di korankan identitas, Minggu (24/6).

Plt Kepala Kejari Donggala, R. Esfarin Yuri Hayono, SH melalui Kasi Pidsus, Dapot Manurung SH dihubungi via telepon, Minggu (24/6) malam, membenarkan bahwa pihaknya akan menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana Pilgub Sulteng.

Hanya saja, ia masih enggan mengungkapkan identitas tersangka baru yang akan ditetapkan dalam kasus tersebut.

“Dalam pekan ini (penetapan tersangka baru). Identitasnya, nantilah saat sudah ditetapkan, tapi saya pikir kawan wartawan sudah mengetahui identitasnya,” ujar Dapot.

“Pastinya, setiap perkembangan penyidikan kasus ini tidak akan kami tutup-tutupi,” sambungnya.

Disinggung soal sikap penyidik Kejari Donggala terkait permohonan penangguhan atau pengalihan yang diajukan tersangka Ketua KPU Sigi, Mohammad Fahri Lamantjo, ia mengatakan belum bersikap. Sebab permohonan atau penangguhan tersangka Mohammad Fahri Lamantjo, masih sebatas informasi atau lisan dan belum secara resmi. “Jadi permohonan apa yang akan dipertimbangkan penyidik,” tuturnya.

DINONAKTIFKAN

Anggota KPU Sulteng Divisi Hukum, Yahdi Basma mengatakan, pihaknya menunggu salinan penetapan tersangka Ketua KPU Sigi M Fahri Lamantjo dan penahanannya dari Kejari Donggala. Bila salinannya sudah ada, maka KPU Sulteng akan menerbitkan surat penonaktifan M Fahri dari Ketua KPU Sigi.

“Iya, salinannya harus ada. Karena penonaktifan itu harus berdasarkan salinan penetapan kejaksaan,” terang Yahdi, Minggu (24/6).

Soal pengganti Fahri, sambung Yahdi, pihaknya tidak boleh semena-mena. Menurutnya, Fahri baru akan diganti ketika kasus ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap. AGK/GUS

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.