Petani Tuntut Pemerintah Sulbar Salurkan Pupuk Kakao

Mamuju (ANTARA News) – Sekitar 2.000 orang petani dari Kabupaten Mamuju berunjuk rasa mendatangi kantor Gubernur Sulawesi Barat guna menuntut pupuk kakao segera disalurkan pemerintah di provinsi itu.

Para petani yang datang ke Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis, menggunakan ratusan kendaraan roda dua dan sebagian menumpang sejumlah truk.

Mereka menuntut pupuk kakao yang akan digunakan untuk mengembangkan lahan kakaonya segera disalurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan Provinsi setempat.

“Kami datang untuk mempertanyakan pupuk kakao yang akan digunakan para petani kenapa belum juga disalurkan pemerintah melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar,” kata Ado Masud, pimpinan massa petani.

Ia mengatakan, petani sangat mengharapkan pupuk kakao yang ditangani Disbun Sulbar. Pupuk tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui anggaran APBN senilai Rp53 miliar.

“Ada apa ini kenapa pupuk yang dianggarkan miliaran rupiah belum juga tersalur, padahal sangat dibutuhkan petani, makanya kami pertanyakan dikemanakan pemerintah pupuk untuk kami itu,” katanya.

Oleh karena itu ia mendesak Pemerintah Provinsi Sulbar segera menyalurkan pupuk petani karena sangat dibutuhkan oleh petani untuk meningkatkan produksi kakaonya.

“Kami ingin menemui Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dan mendundangnya melihat lansung bahwa petani kakao belum mendapatkan pupuk dari pemerintah,” kata Ado Masud.

Ia juga meminta agar Gubernur Sulbar melakukan evaluasi terhadap kinerja Disbun Sulbar sebagai instansi yang bertanggung terhadap penyaluran pupuk kakao di Sulbar, karena pupuk belum sampai ke petani.

Usai melakukan aksinya massa petani bubar dengan tertib. (T.KR-MFH/Z002)

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.