Pelaku Teror Diketahui Berawal dari Nomor HP

Menyikapi dua issu strategis yang menjadi perhatian public di Papua dan bahkan dunia, yakni terror dan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Sabtu (23/6) DPD KNPI Kota Jayapura menggelar Coffe Morning di Hotel Matos, Abepura.

Kapolres Kota Jayapura, AKBP Alfred Papare, Ondoafi Port Numbay, George Awi, dan Ketua KNPI Kota Jayapura, Max Olua yang duduk subagai narasumber dalam coffe morning di Hotel Matos, Sabtu (23/6).Dengan thema ‘merangkai ide dalam dawai kedamaian’, coffe morning yang diikuti sekitar 50 pemuda dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP), Badan Eksekurif Mahasiswa (BEM) dan pengurus asrama-asrama mahasiswa di Kota Jayapura, dari dua agenda tersebut, lebih dominan membahas terkaiu situasi keamanan, yakni terror dan tertembaknya Ketua I KNPB Mako Tabuni hingga tewas oleh aparat kepolisian.

Hal itu juga sangat terkait dengan narasumber yang datang, yakni dari agenda awal adalah menghadirkan Penjabat Gubernur Papua dan Kapolda Papua, namun yang datang adalah Kapolres Kota Jayapura, AKBP Alfred Papare. Pejabat dari Pemerintah Provinsi Papua tidak satupun yang hadir, justru anggota MRP yang juga ondoafi Port Numbay, George Awi yang tampak hadir di tengah-tengah acara yang berlangsung dalam bentuk diskusi tersebut, yang juga diminta menjadi narasumber.

Sorotan dari sejumlah peserta terkait Kamtibmas tersebut, terutama pertanyaan terkait kinerja aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman Warga Kota Jayapura, terutama terkait terror yang cukup meresahkan, pengungkapan identitas para pelaku terror dan disesalkannya atas ditembaknya Mako Tabuni hingga tewas.

Kapolres pun yang mengawali jawaban atas berbagai sorotan para pemuda yang hadir, menjawab dengan bercerita bagaimana ia mengatasi suatu masalah konflik di masyarakat dan bahkan konflik antara masyarakat dengan kepolisian saat menjabat Kapolres di sejumlah daerah di Papua, yakni dengan pendekatan melalui generasi muda.

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.