DPRD Akan Panggil Kapolres Malteng Terkait Sejumlah Insiden

AMBON – MALUKU. Wakil ketua DPRD Maluku Tengah, Jimmy Sitanala mengatakan, Komisi A DPRD Maluku Tengah beberapa waktu lalu telah meminta Polres Maluku Tengah untuk melakukan penyelidikan terkait kasus bom di kantor DPRD dan kantor ketua Fraksi PKS maupun kasus pembakaran kantor pemerintahan yang terjadi sebelum pengumuman hasil Pilkada Maluku Tengah putaran kedua beberapa waktu lalu.

Menurut Sitanala, kasus-kasus tersebut hingga saat ini belum juga disampaikan oleh Kapolres Maluku Tengah kepada DPRD setempat.

Karena itu, dalam waktu dekat Komisi A DPRD Maluku Tengah akan memanggil Kapolres Maluku Tengah untuk dimintai penjelasannya tentang perkembangan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan sampai saat ini.

“DPRD Maluku Tengah akan secepatnya meminta Kapolres Maluku Tengah untuk mengusut sejumlah insiden di Kaupaten itu dan meminta agar para pelaku ditemukan untuk segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Sitanala.

Menurut Sitanala, Polres Maluku Tengah harus menangkap para pelaku yang terlibat baik sebagai provokator maupun pelaku peledakan bom serta pembakaran sejumlah kantor pemerintah, sehingga kasus tersebut tidak lagi menjadi opini yang berkepanjangan di tengah masyarakat. (bm 14)

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.