Reses DPRD Sumut ke Desa Terisolir Karo

Tigabinanga – Mediasukma–  Reses anggota DPRD Su­mut, Siti Aminah Br Perangin-angin dan Toni Togatorop ke wilayah Kabupaten Karo, menemukan 30 kilometer jalan utama dari Desa Kuta Bangun sampai ke Desa Kuta Mbelin mengalami rusak berat dan sulit dilintasi, Selasa (19/12/2017).

Belum termasuk kerusakan jalan dari Kutambelin sampai ke Dusun Kuta Kendit berki­sar 10 km juga me­nga­lami ke­rusakan berat, seperti ruas jalan Ku­tambelin-simpang Kuta Ba­ngun.

Puluhan tahun jalan utama menuju desa-desa terisolir men­cakup 4 wilayah kecama­tan meliputi Kecamatan Tiga­binanga, Kutabuluh, Lauba­leng dan Mardinding belum tersentuh pemba­ngunan. Ter­masuk perawatan dan pe­me­liharaan jalan bak bekas aliran sungai ini, akibat langkanya perawatan dan pemeliharaan dari pihak Dinas PUD Karo.

Janji-janji politik men­jelang Pilka­da mau pun Pileg kepada masyarakat Desa Su­ka­julu, Kutambaru Punti, Batu Mamak, Polatebu, Kuta Mbe­lin, Ce­rumbu, Kuta Pengkih dan Kuta Kendit dan beberapa dusun lainnya meliputi wila­yah 4 kecamatan ini, tiap pe­riodik tidak dira­gukan untuk meyakinkan masyarakat.

Tapi usai Pilkada mau pun Pileg, jangankan menepati  janji-janji politik­nya, datang saja ke desa daerah pemi­li­hannya jarang dan bahkan ada yang sama sekali tidak pernah lagi datang.

Hal itu disampaikan sejum­lah masya­rakat dan aparat desa dalam di­alog dengan anggota DPRD Sumut, Siti Aminah Br Peranginangin dan Toni To­gatorop di lost desa Kutam­belin Ke­camatan Lau Baleng.

Bahkan dalam dialog de­ngan mo­derator Sekdes Kuta Mbelin Edisya­putra Per­anginangin kewalahan ketika masyarakat mendesak Kepala Bapeda Karo, Nasib Sianturi tentang kepastian apakah ada atau tidak ada anggaran pem­bangunan jalan ke Kutambelin ditampung dalam APBD Karo 2018.

Perdebatan memanas dan alot keti­ka Kepala Bapeda Karo mengaitkan APBD Su­mut yang saat ini masih dalam pengesahan dari Kementerian di Jakarta, ujar tokoh ma­sya­rakat, yang juga Ketua BPD Kuta Mbelin, Paham Sitepu, Kepala Desa Batumamak, Kem­baren mewakili para kepala desa meliputi 4 keca­ma­tan, Adil Sebayang, man­tan Kepala Desa Polatebu.

“Kami tidak memperta­nyakan AP­BD Sumut, Pak. Kami memper­tanya­kan APBD 2018 Karo. Ada atau tidak ada anggaran ditampung untuk mem­perbaiki jalan kami ruas dari Kuta­bangun-Sukajulu, Polatebu, Kutam­belin-Kuta Pengkih-Kuta Ken­dit. Itu saja,” tanya warga berkali-kali sehing­ga kedua anggota DPRD Sumut juga mendesak Kepala Bapeda Ka­ro me­ngatakan, ada atau tidak ada anggaran ditampung da­lam perbaikan jalan dari Ku­tabangun ke Kutambelin,” ujar Jimmi Perangin-angin, Ke­­tua Karang Taruna Ru­dang-rudang Penga­ra­pen  Lia­ng Melas Datas mendesak.

Pada reses itu, kedua ang­gota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) 11 meliputi wilayah Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Siti Aminah Br Perangin-angin dan Toni Togatorop menya­takan akan mengalokasikan da­na aspirasi mereka sebesar Rp 4 miliar untuk pembangu­nan jalan ruas Kuta­bangun-Kutambelin anggaran 2018.

Bagaimana proses pemba­ngunan­nya tergantung Pem­kab Karo. Dana aspirasi itu bersumber dari APBD 2018 Pemprovsu dan awal Januari 2018 dana itu sudah dikirim ke Kas Pemkab Karo.

Pelaksanaan anggaran ini nanti diharapkan masyarakat turut menga­wasinya sehingga anggaran yang se­dikit itu da­pat bermanfaat bagi per­baikan ruas jalan Kutambelin-Kuta­bangun, harap Siti Aminah dan Toni Togatorop.

Siti Aminah membagikan bingki­san Natal bagi kaum ibu di lost desa dan membagikan bingkisan Tahun Baru bagi para janda dan duda berupa sarung dan diakhiri ucapan terima kasih atas kun­jungan kedua anggota DPRD Sumut, para camat dan para kepala desa disampaikan tokoh ma­sya­rakat, Ngatorsa surbakti yang dihibur grup lawak Cot, Cs dan artis Karo lainnya./ ev

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.