29 Napi Dieksekusi Perkara Narkoba

 MUSNAHKAN: Para pejabat Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat melakukan pembakaran barang bukti narkoba di pelataran Kejaksaan Negeri Dairi di Sidikalang, Rabu (1/3).

Sidikalang- Mediasukma  Kejaksaan Negeri Dairi meng­eksekusi 29 orang perkara penyalah­gunaan narkoba kurun waktu 2015-2016. Mereka divonis penjara antara 6 bulan hingga 10 tahun 4 bulan.

Kurungan terberat dijatuhkan kepa­da Rinaldi Chaniago sedang denda terbesar dialamatkan kepada Amran Ujung alias Ketua dan Anto Berutu alias Tulang Ucok masing-masing Rp1 milliar subsider 4 bulan penjara.

Napi lainnya, Zulaikha alias Eka alias Leni, Roni Maruba Pandapotan Sitompul, Yussael Don Bima Naha­mun, Agustina boru Sinaga alias Tina dan Heprina Tinedung dikenakan denda Rp800 juta subsider 2 bulan penjara.

Kasi Pidum pada Kejari Dairi, Benny Daniel Parlaungan SH MH, me­nuturkan, serangkaian pemus­na­han barang bukti di pelataran lem­baga tersebut di Sidikalang, Rabu (1/3).

Barang bukti berupa ganja, sabu, timbangan elektrik, telepon selluler, mancis, dan botol air mineral diperli­hatkan ke pengunjung.

Kapolres Dairi AKBP Kobul Syahrin Ritonga, Sekda Sebastianus Tinambunan, Kadis Kesehatan dr Nitawaty Sitohang dan Kabag Humas dan Protokol Erika Hasugian turut menyaksikan pembakaran. Dari Pakpak Bharat dihadiri Kapolres AKBP Jansen Sitohang dan Wakil Bupati Maju Ilyas Padang.

Kajari, Johnny William Pardede, mengajak semua pihak menyatakan perang terhadap narkoba. Peredaran­nya merupakan salah satu cara untuk merusak generasi bangsa. Narkoba adalah pintu masuk negara asing melumpuhkan masyarakat.

Menurut Pardede, peredaran sudah sangat mengkhawatirkan. Barang mudah didapat. Apalagi, ada paket hemat seharga Rp50 ribu. Dia menye­salkan adanya oknum aparat terlibat dalam perdagangan. Selain memus­nahkan narkotika, mesin judi jackpot dan obat turut diabukan./ ed

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.