Sungai Cisadane Jadi Kekuatan Daerah

TANGERANG – Ribuan warga Kota Tangerang mengikuti Jalan Gembira Tangerang Ekspres (Radar Banten group) bersama Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Minggu (24/6). Start kegiatan dimulai dari Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang, dan berakhir di lokasi penutupan Festival Cisa­dane, Jalan Berhias Ge­rendeng.

Dah­lan tiba di Tugu Adi­pura sekira pukul 06.30 dan disambut Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Sekda Kota Tangerang HM Harry Mulya Zein, Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumwatine, dan sejumlah kepala SKPD Kota Tangerang. Setibanya di lokasi, Dahlan menyempatkan senam sehat bersama warga. Setiap pekan keempat, di lokasi ini diberlakukan Car Free Day yang dimanfaatkan warga untuk berolahraga.

Warga begitu antusias menyambut Dahlan yang tiba bersama rombongan Radar Banten group, seperti Dirut Radar Banten Priyo Susilo, GM Tangerang Ekpres Jasmara Bahar, dan sejumlah petinggi media di bawah naungan Jawa Pos Group.

Tak kurang dari empat kilometer, Dahlan dan ribuan warga berjalan kaki menyusuri Sungai Cisadane. Kebiasaan Dahlan yang berjalan cepat membuat warga harus berlari kecil. Mereka tak henti-hentinya meminta foto bersama mantan Dirut PLN tersebut. Di sepanjang jalan, Dahlan dielu-elukan warga. Bahkan, Dahlan tak sungkan mengajak anak kecil untuk jalan bergandengan. Dahlan pun menyempatkan memegang seorang ibu hamil yang saat itu melihat rombongan melintas di depan LP Wanita, Jalan M Yamin. Di tengah jarak tempuh, Dahlan sempat menaiki perahu naga untuk menyebar benih ikan di sungai yang membentang di Kota Tangerang itu.

Selama perjalanan, marching band mengiringi para peserta Jalan Gembira ini. Sekira setengah jam, para peserta Jalan Gembira tiba di lokasi penutupan Festival Cisadane. Di lokasi ini, Dahlan disuguhkan sepuluh tarian dan seni yang eksis di Kota Tangerang, seperti silat betawi, barongsai dan liong, tari piring, tari tor tor, dan reog ponorogo.

Dalam sambutannya, Dahlan memuji Pemkot Tangerang yang mampu menciptakan Sungai Cisadane yang bersih, bebas sampah, dan tidak berbau. ”Sungai bukanlah tempat sampah besar yang banyak orang dengan seenaknya membuang sampah,” kata Dahlan.

Dahlan berpendapat, tidaklah mudah untuk menciptakan sungai bersih. “Kota Tangerang tak boleh seperti Jakarta. Sungai di sini harus terus dijaga. Pemerintah daerah memang harus memiliki komitmen dan kesungguhan untuk bisa menjadikan sungai bersih,” kata menteri yang identik dengan sepatu ketsnya ini.

Dahlan mengatakan, Sungai Cisadane harus menjadi kekuatan untuk sebuah kemajuan daerah. Manfaatkan potensi yang ada di sungai tersebut. Dahlan pun kemudian mencontohkan Kota Seoul Korea Selatan yang memiliki jalan di atas sungai. “Kota Tangerang bisa seperti itu,” katanya yang kemudian diberi aplaus.

Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bekerja keras dan bekerja sama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain mengikuti Jalan Gembira, Dahlan melakukan sejumlah rangkaian kegiatan antara lain menanam pohon di Jalan M Yamin Kota Tangerang, memberi kuliah umum di Universitas Syekh Yusuf Tangerang dan Perguruan Tinggi Buddhi, serta meninjau Desa Tigaraksa. (dai/alt/ags)

Radar Banten

Fasilitas Komentar Tidak Tersedia.